ODE TO RAIN

Aku rindu lagi kala hujan pertama datang

dari teritis kudapat kabar hari lampau

pada embun yang memahat jendela, kudapati Chairil mengabarkan:

gemetar usia tiba-tiba!

Aku rindu lagi

pada mendung hitam dan barisan pepohonan pada tanah datar

pada angin, pada gemerisik daun-daun bercermin sungai

pada anak-anak yang berenang di kali-kali kecil

sambil tertawa riang dan telunjuk mereka diarahkan:

pada masa depan

pada batas masa

pada cakrawala dan harapan

Aku rindu lagi

angin dingin kabarkan

globe tak lupa berputar

lalu pada helai-helai yang ditetesi hujan

ada peta

ada alamat

ada nama:

tak terterakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: